Tampilkan postingan dengan label teori organisasi 2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teori organisasi 2. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Mei 2015

TUGAS 2




Faktor-Faktor yang Mempengaruhi dalam Pengambilan Keputusan
A.    Fisik
Didasarkan pada rasa yang dialami pada tubuh, seperti rasa tidak nyaman, atau kenikmatan. Ada kecenderungan menghindari tingkah laku yang menimbulkan rasa tidak senang, sebaliknya memilih tingkah laku yang memberikan kesenangan.
B.    Emosional
Didasarkan pada perasaan atau sikap. Orang akan bereaksi pada suatu situasi secara subjective.
C.    Rasional
Didasarkan pada pengetahuan orang-orang mendapatkan informasi, memahami situasi dan berbagai konsekuensinya.
D.    Praktikal
Didasarkan pada keterampilan individual dan kemampuan melaksanakan. Seseorang akan menilai potensi diri dan kepercayaan dirinya melalui kemampuanya dalam bertindak.
E.    Interpersonal
Didasarkan pada pengaruh jaringan sosial yang ada. Hubungan antar satu orang keorang lainnya dapat mempengaruhi tindakan individual.
F.    Struktural
Didasarkan pada lingkup sosial, ekonomi dan politik. Lingkungan mungkin memberikan hasil yang mendukung atau mengkritik suatu tingkah laku tertentu.

setiap keputusan hendaknya dikembangkan, agar dapat diketahui apakah keputusan yang diambil itu betul atau tidak betul,dan setiap keputusan itu merupakan tindakan permulaan dari serangkaian kegiatan “.

TULISAN 2


Penggalaman saya berada di sebuah kelompok dalam berorganisasi.
“ Saat saya duduk di Sekolah Menengah Pertama (SMP), saya mengikuti OSIS dan pramuka di sekolah. Karena saat Sekolah Dasar (SD) dulu saya pernah mengikuti pramuka, saya dipercaya menjadi seorang Ketua. Menjadi seorang ketua OSIS sekolah adalah tantangan yang cukup berat untuk saya karena saya harus bertanggung jawab atas kelompok saya. Agar menjadi contoh bagi anggota kelompok pramuka, saya harus bersikap tegas dan disiplin. Atas kerja keras saya dan juga anggota kelompok pramuka yang saya pimpin, kami berhasil menjuarai beberapa lomba pramuka antar sekolah dan di beberapa daerah. Kelompok pramuka saya juga ikut berpartisipasi dalam acara sekolah dan acara Yayasan Perguruan sekolah saya dan di daerah. Di OSIS saya bergabung menjadi anggota Hubungan Masyarakat (Humas) yang bertugas menjadi penghubung OSIS ke siswa dan siswi bila ada event atau kegiatan dan perayaan di sekolah. Menjadi seorang anggota HUMAS OSIS memberi dampak positif kepada saya, seperti membantu saya bersosialisasi dengan teman-teman dan menambah wawasan yang luas. Dan juga menjadi seorang Ketua pramuka sekolah membuat saya menjadi seorang pribadi yang tegas, disiplin, bertanggung jawab, dan berwibawa”.

TUGAS 2



JENIS – JENIS KEPUTUSAN ORGANISASI

Jenis keputusan dalam sebuah organisasi dapat digolongkan berdasarkan banyaknya waktu yang diperlukan untuk mengambil keputusan tersebut, bagian mana organisasi harus dapat melibatkan dalam mengambil keputusan dan pada bagian organisasi mana keputusan tersebut difokuskan.
Secara garis besar jenis keputusan terbagi menjadi dua bagian yaitu :
a.Keputusan Rutin
Keputusan Rutin adalah Keputusan yang sifatnya rutin dan berulang-ulang sertabiasanya telah dikembangkan untuk mengendalikannya.
b. Keputusan tidak Rutin
Keputusan tidak Rutin adalah Keputusan yang diambil pada saat-saat khusus dan t           idak bersifat rutin.

“menurut saya jenis-jenis keputusan organisasi ,
Jenis-jenis pengambilan keputusan suatu pemutusan atau pengakhiran dari suatu proses pemikiran tentang suatu masalah atau problem, untuk menjawab pertanyaan apa yang harus diperbuat guna mengatasi masalah tersebut pengambilan keputusan yaitu proses memilih suatu alternatif cara bertindak dengan metode yang efisien sesuai situasi dibedakan menjadi 2 keputusan rutin,keputusan yang tidak rutin,faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan ada 2 yaitu : /kedudukan, Masalah.
Pengambilan keputusan oleh satu pihak sehingga mudah untuk memutuskan.
Keputusan intuitif lebih tepat untuk masalah-masalah yang bersifat kemanusiaan.
bahwa keputusan merupakan suatu pemecahan masalah sebagai suatu hukum situasi yang dilakukan melalui pemilihan satu alternative dari beberapa alternative .
Oleh karena itu, hendaknya mengambil keputusan dengan hati-hati dan bijaksana”.

Senin, 30 Maret 2015

Tulisan





Komunikasi tidak bisa di lepaskan dari kehidupan manusias,namun sayangnya tidak semua manusia dapat berkomunikasi dengan efektif,bagai mana caranya sehingga manusia dapat mencapai komunikasi yang efektif.

- caranya
1. berikan kesan bahwa anda antusias berbicara dengan mereka
2. ajukan  pertanyaan tentang minat mereka
3. beradaptasi dengan bahasa tubuh dan perasaan mereka
4. tunjukkan rasa persetujuan : “kata kan kepada mereka apa yang anda kagumin  tentang mereka dan mengapa
5. dengar kan dengan penuuh perhatian semua yang meraka kata kan
6. beri meraka kontak mata yang lama
7. ungkapkan diri anda sebanyak mungkin
8. berika kesan bahwa anda berdua berada di tim yang sama
9. berika meraka senyuman terbaik anda
10. menawarkan saran yang bermanfaat
11. beri meraka motifasi
12. tampil dengan tingkat enargi yang sedikit lebih tinggi di banding orang lain
13. sebut nama mereka dengan cara yang menyenangkan di telinga mereka
14. tawarkan untuk menjalani hubungan selebih maju 


Nama  : Desy Amalia
Npm    : 12113231
Kelas   : 2KA10

TUGAS 2




  A. Jenis Dan Proses Komunikasi
 Jenis-jenis Komunikasi, yaitu : 
1.  komunikasi Intrapribadi : Komunikasi intrapribadi (intrapersonal communication)    adalahkomunikasi  dengan diri sendiri, baik kita sadari atau tidak. Misalnyaberpikir. 


     
    2. komunikasi Antar pribadi :
komunikasi antarpribadi (interpersonal communication) adalah komunikasi antara orang-orang secara tatap muka, yang memungkinkan respon verbal maupun non verbal. komunikasi antar pribadi hanya melibatkan dua individu,misalnya, dosen dan siswa.

3   3. komunikasi Kelompok (Kecil):
Komunikasi kelompok merujuk pada komunikasi yang dilakukan sekelompok kecil   orang (small-group communication). Kelompok sendiri merupakan sekumpulan orang yang mempunyai tujuan bersama,saling mengenal satu sama lain, dan memandang mereka sebagai bagian dari kelompok tersebut.

4. Komunikas Publik : 
Komunikasi publik adalah komunikasi antara seorang pembicara dengan sejumlahorang (khalayak), yang tidak bisa dikenali satu persatu. Komunikasi publikmeliputi ceramah, pidato, kuliah, tabligh akbar, dan lain-lain.


5. Komunikasi Organisasi: 
Komunikasi organisasi (organizational communication) terjadi dalam suatu organisasi, bersifat formal dan informal, dan berlangsung dalam jaringan yang lebih besar dari komunikasi kelompok. Komunikasi organisasi juga melibatkan komunikasi antar pribadi, dan komunikasi publik tergantung kebutuhan.

6. Komunikasi Massa :
Komunikasi massa (mass communication) adalah komunikasi yang menggunakan media massa cetak maupun elektronik yang dikelola sebuah lembaga atau orang yang dilembagakan yang ditujukan kepada sejumlah besar orang yang tersebar, anonim, dan heterogen. 

~ Prosese Komunikasi
Proses komunikasi adalah bagaimana komunikator menyampaikan pesan kepada komunikannya, sehingga dapat menciptakan suatu persamaan makna antara komunikan dengan komunikatornya. Proses komunikasi dapat terjadi apabila ada interaksi antar manusiadan ada penyampaian pesan untuk mewujudkan motif komunikasi.
Tahapan proses komunikasi adalah sebagai berikut :
1. Penginterpretasian.                       4. Penerimaan
2. Pengiriman.                                   5. Penyadian balik
3. Perjalanan

Nama : Desy Amalia
Npm  : 12113231
Kelas : 2KA10

Tugas Pengelolaan Proyek SI - Analisis Penulisan Ilmiah

Analisis “Aplikasi Pencarian Informasi Lokasi Bengkel Sepeda Motor Di Kota Bogor Berbasis Android Menggunakan Framework Phonegap” -      ...